22 Sep 2011

Sabar we atuh !




September 22, 2011, Sore hari di jalan Fatmawati
Memang menyebalkan berada di jalur macet. Seperti hari ini di "jalur" sepeda motor di jalan Fatmawati, Jaksel. Seperti biasa, sore hari, pulang kantor, dengan bergoyang-goyang dikit di pinggir jalan, hampir bersenggolan dengan bodi mobil. 

Sudah tahu jalurnya mepet-mepet, di depan ada yang pake sepeda pula, ini motor di belakang malah tan-tin-tan-tin mulu, serasa dia saja yang punya klakson. Sabar…sabar … temperamen orang Jakarta memang seperti itu. 

Tapi si motor di belakang rupanya tak punya rasa sabar lagi. Masih juga membunyikan klaksonnya. Kampret. Kenapa dia ga terbang sekalian. Saking keselnya, aku menunggu dia membunyikan lagi klaksonnya. Pas. Sesaat setelah bunyi klaksonnya, aku jalankan motor agak kenceng dikit, lalu rem mendadak.

"GOBLOK ! Bla…bla…bla…" terdengar sumpah serapah keras sekali, bahkan telingaku yang tertutup helm half-face masih mendengar sangar tajam. Mampus lhu ! Berisik sekali, sudah tahu macet, jalanan sempit, masih juga bikin onar. Lalu si motor menghampiri dari samping. Mereka berdua, orang-orang dari luar Pulau kayanya, dah tua sekitaran 40 taun. Masih marah-marah dengan sumpah serapahnya. 

Cape deh nanggepinnya. Sabar we atuh, dah tahu jalanan the macet. Kalau mau ga macet ya lewat jalan layang Antasari aja, yang baru dibangun tiang-tiangnya doang. Sabar…sabar… 




0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls