4 Feb 2014

Steak d'Saslik Fatmawati yang super mantap !


Hari Sabtu, akhir Januari 2014,
Selepas pulang dari mengajak para bocah ke Monas, dan Nefertiti lebih banyak merem dan memelukku erat karena takut melihat ondel-ondel, kami menyempatkan diri mengisi perut dulu.

Tema yang diajukan istriku adalah steak atau sate. Akupun pilih steak karena serasa nikmat menikmati daging di siang yang dingin saat Jakarta sering diguyur hujan. Beberapa pilihan saat itu yaitu Steak21, karena menurut kami steak disana enak banget, lalu pilihan lainnya Abuba, karena tempatnya luas sehingga para bocah mungkin tidak merasa bosan, lalu pilihan lainnya Cafe yang baru kami lihat di Fatmawati, Steak d'Saslik.

Berhubung perjalanan menuju rumah, melewati Fatmawati, akhirnya kami coba untuk mencari Steak d'Saslik. Kalaupun terlewati, ya sudah kami belok ke Cipete menuju Abuba saja. Namun rupanya setir mobil dengan jeli melihat tempat ini. Tepatnya setelah perempatan ITC Fatmawati, di seberang Mitra 10, ada deretan ruko, dan salah satunya Steak d'Saslik ini.

Tempatnya tidak luas, jenis ruko yang disulap jadi Cafe. Di depan tempat ini hanya cukup parkir 2 mobil. Saat itu ada parkir mobil Mercy dan satu motor. Mungkin milik pemilik Cafe karena saat itu tidak ada tamu berkunjung. Sempat ragu juga, jangan-jangan Steak-nya tidak enak. Karena biasanya tempat makan enak itu pasti ramai pengunjung. Tapi ya dicoba saja.

Memasuki area ini, kami disambut senyum ramah seorang ibu berbaju oranye, waktu itu. Ibu yang ramah dengan suara lembut menyambut kami. Dan melihat istriku menggendong si bayi besar yang sedang tertidur, maka kami ditawarkan untuk ke lantai 2, dan katanya ada kasur segala untuk menidurkan anak kecil kami.

Penasaran, kamipun (yang tak menyangka ada area di lantai 2), memutuskan mengikuti saran si Ibu. Dan ternyata di lantai 2 suasana rileks lebih terasa. Alunan musik lembut sudah menyambut, suasana redup dengan hiasan lampion kecil warna-warni. Lebih jauh ke dalam, ada ruangan lagi, katanya untuk area makan sambil meeting.

Akhirnya sambil bersantai-santai, kami memesan makanan. Steak wagyu, sate wagyu keduanya dengan French Fries, lalu Sop Kerang Ijo, Es Teh Leci dan gratis 2 Teh Botol.
Dan seperti biasa, yang datang pertama kali adalah minuman. Lumayan menyegarkan tenggorokan.

Tak lama, datang sop Kerang Ijo dengan kuah putih bercampur susu. Aku sendiri tidak mencobanya. Istriku yang mencoba, makan berdua dengan Nefertiti. Dan katanya enak, sangat enak. Akupun masih menunggu menu utamaku.

Akhirnya yang kutunggu datang juga. Steak wagyu dengan french fries dan salad serta dua buah mangkuk kecil berisi 2 buah saus yang berbeda, yang rasa sausnya setelah dicicipi, sama-sama enaknya. Sate wagyu pun datang bersamaan dengan tambahan yang sama. Keduanya disajikan di atas piring bening.

Pertama, kucicipi saladnya. Yummi, benar-benar nikmat segar. Biasanya steak yang pernah kucicipi selalu ditemani french fries dan sayuran kacang-polong dan jagung. Di tempat ini, kacang-polong dan jagung diganti dengan salad. Dan menurutku menjadi sangat lezat.

Potongan steak wagyu meluncur ke dalam mulut, tanpa saus di kedua mangkuk kecil itu. Hmmm...juicy, mantap. Walaupun aku minta steaknya dimasak well-done, tapi masih terasa juicy, tidak kering juga tidak keras atau alot. Gampang dikunyah. Hingga saat ini, mungkin inilah steak yang terenak yang pernah kurasakan. Dan setiap potongan pun selalu diiringi decak kagum, ko bisa ya memasak steak seenak ini. Dicoba dengan saus pun, masih juga enak. Hingga akhirnya, potongan steak seberat 200 gram itu pun lenyap dari pandangan, mengisi rongga-rongga perutku yang kosong.

Bagaimana dengan Sate Wagyu-nya ? Istriku pun memberikan nilai hampir sempurna. Super mantap, rasa dan tingkat kekenyalannya, membuat selalu ingin makan terus. Potongan paprika di tengah sate-nya membuat segar di mulut.

Selesai dengan steak-nya, lanjut dengan Es Teh Leci. Rasa segar, asam dingin memberi paduan yang enak di lidah. Porsi minum yang tidak terlalu besar, dengan 2 buah leci di dalamnya, memberi kenikmatan yang seru. O,ya ... pesanan minum es teh leci ini adalah saran dari si Ibu. Untung saran-nya diikuti, benar-benar enak.

Tak lama setelah kami menghabiskan makanan kami, si Mas pelayan datang. Mungkin dia lihat dari CCTV kalau kami sudah selesai makan. Dia pun datang dan mengangkat piring-piring kotor sehingga kami leluasa melihat meja kembali rapi :)

Untunglah suasana saat itu sepi dan hanya kami berempat saja yang ada di lantai 2, sehingga kedua bocah bisa berkeliaran dengan riangnya. Dan untuk yang berada di lantai 2, tersedia juga Toilet disana. Toiletnya bersih, tidak bau.

Selepas beristirahat sejenak, ternyata istriku ingin mencoba Sate Cumi, tapi karena takut gak habis, dia minta bantuanku untuk menghabiskan. Akhirnya pesan lagi Sate Cumi.

Saat Sate Cumi datang, ternyata menu tambahannya sama dengan Steak, ada French Fries dan juga salad. Potongan daging cumi persegi panjang berjejer rapi di antara tusuk sate dan diselingi potongan paprika merah. Kalau masalah cumi, anakku yang besar, Nefertiti, juga menyukainya. Alhasil, Sate Cumi dihabiskan kami bertiga, dan French Fries dicemil oleh anakku yang kecil, Nefertari.

Hari itu, benar-benar makan siang yang nikmat. Kemungkinan untuk kembali ? Sangat mungkin. Walaupun harus merogoh kocek yang lumayan. Untuk menu yang kami pesan, kami harus menebusnya dengan rupiah sebesar 210 ribu. Dengan rasa dan penyajian serta lingkungan dan juga keramahan si Ibu dan pelayannya, ya berbanding lurus lah. Mantap.
Wagyu Steak


Interior lantai 2

Lumayan buat santai

Nefertiti lagi coba pilih menu ;P

Kesimpulan

  • Rasa super mantap, dari beberapa menu, semuanya enak.
  • Suasana santai dan lingkungan yang membuat rileks
  • Toilet bersih
  • Pencahayaan ruangan membuat adem di mata
  • Ramah
  • Harga sesuai
  • Lahan parkir hanya cukup 2 mobil





2 comments:

Dyscoism said...

Halo Mas terimakasih atas reviewnya. Kebetulan itu Ibu saya. Senang kalau mas suka, silahkan datang lagi mungkin ajak saudara dan teman2 lain hehe.

Salam kenal!

kabayan lulungu said...

@Dyscoism
thanks dah mampir disini, salam buat Ibu, masakannya super mantap

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls