9 Apr 2012

Reborn Steak, makan lagi ...


April 2012, Setelah berkeliling Pondok Labu - Sawangan dan akhirnya Cinere Mall, memenuhi keinginan ci Kaka yang ingin jagung, kami pergi ke Foodcourt Cinere Mall. Minggu sore, parkiran mobil rada-rada susah. Ada sih yang kosong, di paling belakang, dari McD ke bawah, cuma jalan ke Mall jadi jauh. Berputar sekali lagi, akhirnya kebetulan ada mobil baru keluar, langsung deh parkir.

Menuju Food Court, istriku langsung pesan Zupa Soup. Sambil menunggu pesanan, aku duduk dan melihat Counter yang asyik (jadi inget lagu sik-asyik ayu tingting :D ).
Di depan Counter Zupa sebenernya ada Steak, dan aku ingin coba. Nama Counternya Reborn Steak, dengan warna cat counter dominasi merah, termasuk para pelayannya yang berbaju merah-merah. Tapi niat untuk langsung order steak beberapa kali difilter. Akhirnya mencari dulu Fresh Corn buat anakku, letaknya deket Oase Refleksi.

Setelah beli jagung, aku akhirnya memutuskan makan steak dari counter Reborn Steak ini. Pilih-pilih menu, harga Steak berkisar 20 an lebih, kecuali steak ayam, harganya 15-an sudah termasuk nasi. Aku pilih Sirloin reguler Lokal, harganya 23 ribu. Kalo tenderloin harganya 25 ribu. Plus Teh botol 4 ribu. Selesai bayar, dikasih nomor, nunggu di meja deh. Lihat-lihat sekeliling, sepertinya banyak juga yang order ke Reborn Steak. Beberapa sepertinya order Steak ayam + nasi + teh botol, seperti di X-banner counter ini.

Selang sekitar 10-15 menit, orderan datang. Sirloin Steak di atas Hot Plate, cess...cess...cess
menemani steak, hanya ada botol sambal saja. Tanpa tisu tambahan. Okelah, saatnya mencoba. Secara umum, dagingnya empuk. Kentangnya cukup banyak plus jagung dan buncis. (Buncisnya masih ada serat-seratnya gitu). Potongan pertama masuk ke mulut. Saus steak cukup terasa. Potongan kedua dan selanjutnya terus masuk ke mulut, sambil merenung merasai steaknya. Agak lama, istriku yang memperhatikan, berceletuk, "dagingnya kaya bistik lebaran di rumah"

Itu dia ... pantesan rasanya agak beda. Menurutku (entah benar atau tidak, karena aku bukan Pak Bondan) sepertinya steak dari Reborn Steak ini (atau yang aku pesan saat itu) dagingnya hasil rebusan, setelah itu dikasih "aroma" grill. Soalnya dia empuk, "bersih" hanya ada sedikit sekali gosong. Ya tapi dimakan sajalah, dibumbui yang banyak. Abis steaknya lalu melumat sayuran dan kentangnya.
Setidaknya sudah mencobai steak ini. Kemungkinan mencoba lagi? Sepertinya cukup kemarin saja. Mungkin kembali ke Steak 21 lagi (semoga ada rejeki tambahan dan mba-mas nya sebaik kemarin saat ci Kaka memecahkan botol saus :D )

Selesai makan siang, saatnya aku dan istriku Refleksi kaki di Oasse, 1 jam 30 ribu. Manteeeep...




0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls